Piru- Bupati Seram Bagian Barat Drs. M Yasin Payapo, M.Pd melantik dan mengambil sumpah/janji Aparatur Sipil Negara dalam Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/jasa.P2UPD dan Auditor melalui Inpassing lingkup Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat yang bertempat di lantai tiga Kantor Bupati Seram Bagian Barat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Mansur Tuharea, SH, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab SBB, Peserta pelantikan dalam hal ini ASN kurang lebih 50 orang.

Bupati SBB Drs. M.Yasin Payapo dalam sambutannya mengatakan pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Fungsional Auditor dan Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah (P2UPD) serta Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dilakukan karena merupakan bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karir pegawai.

“Selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Saya mempunyai kewenangan untuk menetapkan pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian Pegawai ASN dan pembinaan manajemen ASN di instansi pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal ini sekaligus menjelaskan bahwa proses pengambilan keputusan dalam pembinaan manajemen dan karir pegawai sepenuhnya mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, kepada saudara/saudari yang dilantik dan diambil sumpahnya hari ini, Saya tegaskan, bahwa hal yang
pertama yang perlu saudara/saudari lakukan, adalah memahami,fungsi dan tanggung jawab pada jabatan yang dipercayakan kepada saudara/saudari”, Jelas Bupati.

Katanya pula, Selain pemahaman akan tugas, disiplin juga memiliki kedudukan yang penting dalam keberhasilan kerja. Akumulasi dari pemahaman tugas, fungsi dan tanggung jawab serta kedisiplinan tersebut yang akan membentuk saudara/saudari menjadi pimpinan yang berkualitas. Disinilah letak hakiki dari pengabdian kita sebagai Pegawai Negeri Sipil, yakni sebagai Abdi Negara dan Abdi Masyarakat. Sebagaimana telah diamanatkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 yang membuat seluruh daerah, baik
provinsi maupun kabupaten 1 kota, harus menyesuaikan perangkat daerahnya masing-masing lebih
khusus untuk memperkuat peran dan kapasitas Inspektorat Daerah agar lebih obyektif dalam rangka mewujudkan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nipotisme.

Sekaligus meningkatkan Efektivitas dan Profesionalisme, Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, dimana menekankan bahwa pelaku kegiatan pengadaan barang/jasa pernerintah wajib dilaksanakan Oleh Pejabat Fungsional Pengelola Pengadaan
Barang/Jasa. Penentuan Pejabat-Pejabat fungsional yang dilantik hari ini telah melalui proses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, dasar pertimbangan itulah, maka hari ini pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat melantik dan mengambil sumpah/janji pejabat-pejabat fungsional.

Diakhir sambutan ini, kata bupati secara khusus saya tegaskan dan ingatkan saudara/saudari akan konsekuensi sumpah dan janji yang sudah saudara/saudari ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dihadapan hadirin semua.

Sumpah ini akan terus mengikat saudara/saudari diamanapun ditempatkan dan akan dipertanggung jawabkan kelak kepada sang khalik biarlah sumpah dan janji tersebut akan semakin saudara/saudari untuk berbuat yang terbaik bagi kemajuan kemakmuran serta kesejahteraan masyarakat luas, khususnya di Bumi Saka Mese Nusa yang kita cintai bersama.

LEAVE A REPLY